Pelatihan Nasionalisme dan Cinta Tanah Air

Jumat, 23 Agustus 2019 – Sabtu, 24 Agustus 2019

  • 2 hari
  • 08:00 am – 21:00 pm
  • Hotel Singgasana, Surabaya

Course Brief

Pelatihan ini dirancang untuk:

    1. Menanamkan nilai-nilai Pancasila sebagai bekal pengetahuan, keterampilan, dan sikap hidup seorang warga negara.
    2. Menumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat kebersamaan antar warga negara.
    3. Memfasilitasi peserta agar dapat menemukan kekuatan diri (minat, bakat, dan kelebihan), serta mampu merumuskannya dalam bentuk prestasi terbaik bagi dirinya, keluarga, lingkungan, dan Indonesia.
    4. Mempersiapkan warga negara yang berpengetahuan luas, terbuka dalam sikap dan pikiran, juga progresif dan inovatif.
    5. Membekali warga negara keterampilan dan sikap berani, untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi di internal organisasi dan lingkungannya.

Course Info

Pelatihan ini menggunakan konsep Experiential Learning Method (ELM), yang sangat mementingkan peran peserta pelatihan. Peserta pelatihan adalah subjek. Peserta berperan aktif dalam mengalami tiap proses pembelajaran, bersedia bertukar pengalaman, dan bersikap setara – terhadap sesama peserta atau dengan fasilitator. Setiap peserta adalah guru, setiap peserta adalah pembelajar. Dalam prosesnya, pelatihan ini akan lebih menekankan pada learning dibandingkan teaching.

Metode pelatihan tentunya disesuaikan dengan konsep ELM di atas. Beberapa metode yang digunakan antara lain: presentasi, dinamika kelompok, studi kasus, role play, brainstorming, penugasan, praktik, dan indoor games.

Untuk mendukung penerapan metode, media yang digunakan dalam pelatihan ini adalah: visual yang diproyeksikan, visual yang tidak diproyeksikan, dan multimedia.

Dalam pelatihan ini, Sekolah Pancasila bekerja sama dengan FKPPI Jawa Timur.

FAQs

Pelatihan menggunakan sistem bermukim, di mana peserta diinapkan dalam satu tempat pelatihan, dengan lama waktu pelaksanaan 2 hari.

Pelatihan dengan konsep Experiential Learning Method (ELM) perlu didukung tim personalia kompeten, yang terdiri dari:

Narasumber, seorang ahli yang dimintakan informasinya secara khusus tentang satu hal atau lebih yang perlu dibahas dalam pelatihan.

Trainers, tim yang mendampingi selama proses pelatihan di dalam maupun di luar kelas. Trainers akan memfasilitasi pembahasan materi dalam forum bersama atau kelompok. Dalam pelaksanaannya trainers mempunyai peran, fungsi, dan tugas sebagai motivator, dinamisator, fasilitator, dan narasumber. Tim ini terdiri dari head trainer dan beberapa assistant trainers.

Tenaga Administratif, seorang yang bertanggung jawab atas perlengkapan pelatihan, dokumentasi pelatihan, dan menangani hal-hal yang bersifat administratif selama pelatihan.

Peserta pelatihan adalah anggota FKPPI Jawa Timur, yang memiliki tekad kuat untuk mengembangkan kualitas diri, keluarga, dan masyarakat. Peserta pelatihan juga bersedia mengikuti seluruh materi atau sesi pelatihan dengan sungguh-sungguh dan penuh komitmen, serta berpartisipasi aktif di dalamnya.

Pelatihan dilaksanakan di tempat yang memungkinkan peserta bermukim, atau penginapan yang dapat menampung jumlah peserta.

Tempat yang dipilih memiliki ruang kelas dengan fasilitas: kapasitas yang memadai untuk jumlah peserta, pencahayaan yang baik, LCD projector, whiteboard dan/atau flipchart, dan koneksi internet yang lancar.

Karena memenuhi syarat sebagai tempat untuk pelatihan, pelatihan kali ini dilaksanakan di Hotel Singgasana, Surabaya.

Speakers

Yudi Latif
Direktur Sekolah Pancasila

Yudi Latif pernah menjabat berbagai posisi penting, di antaranya Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Sudah meraih banyak penghargaan, salah satunya Ikon Politik Indonesia tahun 2011 versi Majalah Gatra. Memiliki banyak karya yang telah diterbitkan, antara lain yang berbicara tentang Pancasila: Mata Air Keteladanan: Pancasila dalam Perbuatan (Mizan: 2014), dan Negara Paripurna: Historitas, Rasionalitas, Aktualitas Pancasila (Gramedia: 2011). Kini, aktif menulis dan menjadi pembicara di berbagai forum.

Ikhwan Nasution
Master Trainer Sekolah Pancasila

Seorang konsultan, enterpreneur, trainer, dan kepala sebuah institusi pendidikan swasta di Bekasi. Aktif dalam kegiatan organisasi non-pemerintah di tingkat grass-root, terutama kegiatan kampanye literasi. Konsultan untuk salah satu badan pemerintah bergengsi. Materi training yang dikuasai berkaitan dengan life skill, edukasi, leadership, pengembangan mental, sinergi dan kerjasama tim, enterpreneurship, outbound, dan manajemen disaster.

Achmad Saeful

Seorang trainer dan penggiat pendidikan. Pengajar di salah satu perguruan tinggi swasta di Tangerang. Tulisan-tulisannya pernah dimuat pada berbagai media massa dan jurnal. Tim penulis buku di antaranya Filsafat Hukum Islam dalam Dua Pertanyaan (Jakarta: Lembaga Penelitian UIN Jakarta, 2008), 101 Alasan Mencintai Indonesia (Jakarta: PSIK-Indonesia, 2015). Penulis Buku Pluralisme Agama dalam Pendidikan Islam (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2019).